Kita Usahakan Rumah Itu
oleh Badan Pengurus Harian Magis Yogyakarta 2025-2026
Perjalanan ini dimulai dari…
Bagaimana arah kepengurusan setahun ke depan? Pertanyaan ini muncul setelah menyanggupi perutusan yang diberikan kepada kami. Jawaban atas pertanyaan tersebut tidak langsung kami dapatkan, melainkan muncul setelah beberapa waktu dan melalui beberapa perjumapaan serta percakapan. Di Taman Komunikasi PT. Kanisius, kami saling mendengarkan dan membagikan pengalaman serta kondisi masing-masing. Kemudian pada perjumpaan berikutnya membahas rencana dan arah kepengurusan MAGIS Yogyakarta 2025-2026. Berangkat dari berbagai pengalaman yang dialami dan diperoleh selama terlibat di MAGIS Yogyakarta hingga saat ini, seperti pengenalan diri dan kesadaran dicintai Tuhan, pemulihan melalui penerimaan, hidup rohani yang diperbarui, serta anugerah teman seperjalanan, kami tergerak berbagi serta mengajak teman-teman untuk terlibat dan mengalami dalam dinamika pengolahan masing-masing pribadi.
Perjumpaan dan percakapan di Taman Komunikasi PT. Kanisius turut memberi kami pemahaman serta gambaran kepengurusan hingga kami sepakat bahwa “Kita Usahakan Rumah Itu” menjadi tema kepengurusan MAGIS Yogyakarta 2025-2026. Ungkapan tersebut tidaklah asing bagi kita. Terlebih bagi para penikmat musik karena ungkapan ini dibawakan dalam lagu karya Sal Priadi dengan judul yang sama. Melalui tema ini kami mengajak teman-teman untuk bersama-sama mengusahakan rumah itu. Rumah yang digambarkan tidak serta merta sebatas bangunan fisik semata, melainkan “kebersamaan” dinamika kita dalam berelasi, belajar, berproses serta bertumbuh untuk mengenali diri secara jujur dan otentik, menjalin relasi persahabatan yang mendalam dengan Tuhan serta kepedulian terhadap sesama melalui spiritualitas Ignatian. “Kita” adalah pribadi yang tersapa dan tergerak hati terlibat. Kemudian “usahakan” sebagai niat, komitmen yang mewujud pada tindakan dan “rumah itu” sebagai harapan serta dambaan.
Kesatuan dan bela rasa melalui misi
Pada tanggal 12-13 Juli 2025, MAGIS Yogyakarta menyelenggarakan acara regenerasi pengurus di Omah Petroek. Kegiatan ini dikoordinasikan oleh romo dan tim khusus. Kami diajak merefleksikan perjalanan yang sudah dan sedang dialami serta niat dan rencana yang akan dilakukan baik secara pribadi maupun bersama di dalam komunitas. Kemudian refleksi tersebut saling dibagikan di dalam sharing lingkaran besar. Suasana kebersamaan pada malam hari ini memberikan sentuhan belarasa, semangat, peneguhan dan penguatan terhadap pergulatan hidup yang dialami.
Kebersamaan semakin dirasakan melalui keseruan dan keakraban BBQ, outbound pada keesokan harinya. Kesempatan emausan -percakapan rohani berdua-dua, seperti dua murid yang dalam perjalanan ke Emaus- mendorong kami untuk semakin terbuka akan kehadiran dan sapaan-Nya yang hadir melalui teman-teman seperjalanan. Pengalaman ini semakin diperdalam melalui insight dari Rm. Hendra, SJ mengenai magis sebagai semangat spiritualitas Ignatian dan juga MAGIS Indonesia sebagai komunitas karya Jesuit yang terhubung secara global.
Pada kesempatan ini, Rm. Hendra, SJ selaku romo pendamping MAGIS Yogyakarta mengumuumkan ketua dan wakil ketua MAGIS Yogyakarta 2025-2026. Kami diberi kesempatan untuk menyampaikan arah kepengurusan melalui visi dan misi yang sudah disusun sebelumnya. Kami pun juga meminta kesediaan teman-teman yang hadir untuk ikut terlibat dalam kepengurusan dengan tema “Kita Usahakan Rumah Itu”. Acara regenerasi ini ditutup dengan misa bersama yang menjadi momen estafet kepengurusan sekaligus pemberkatan pengurus untuk menjalankan tugas perutusannya.



