• 1 Companionship
  • 2 Services      
  • 3 Spirituality      

Tuhan, Kau Mengubahku

Tanggal : 11 Aug 2011, 1:55 am, Oleh Randy Oktavianus

maGis Immersion Experiment

28 June - 3 July 2011

"Man-or-woman-for-and-with-others"

magis

Sharing Pengalaman Experiment


"Oh My God..Bantar Gebang..Habislah gw. Itu yang gw pikirkan sepanjang perjalanan ke Bantar Gebang. Dari dua pilihan tempat, kenapa gw harus dapet Bantar Gebang? Sh*t!"

Itu mungkin sekelumit pikiranku saat mobil yang mengantarkanku dan teman-teman dari Indonesia, Taiwan, dan Jerman memasuki gerbang besar lengkap ditemani truk sampah super kotor seakan semakin menekankan kalau saya tidak sedang bermimpi.

"Beruntungnya Priska karena dia dapat di Ciliwung. Beruntungnya dia karena yang saya dengar tempat tersebut lebih manusiawi. Argh..sial!"

Itu mungkin sekelumit pikiranku saat frater Febri membuka kaca untuk mengenalkan udara segar ke dalam hidung kami.

"Gimana gw mandi? Gimana gw sikat gigi? Aduuuhhh mau makan apa gw di sini? Sampah? Haduh..gw jijik sama sampah. Aduh gw bawa autan ga yah? Haduuuh kenapa gw DAFTAR MAGIS!!! Bego!"

Itu mungkin sekelumit pikiranku saat menjejakkan kaki pertama kali di tanah Bantar Gebang. Dan percayalah. Hal tersebut berubah 180 derajat dalam 4 x 24 jam. Aku mengerti apa arti hidup. Aku tau bahwa tak ada yang sempurna di dunia ini. Dan aku tau juga Engkau selalu ada dimanapun kami berada.

Tuhan, kau mengubahku. Kau memberikanku pengalaman yang sangat berharga. Engkau muncul dalam segala macam kegiatan dan pengalaman yang telah aku lalui selama ini. Senyuman Anggi saat aku akhirnya berhasil mengajaknya menggambar selama 20 menit telah membuatku merasa berharga. Permainanku dengan anak-anak telah memberikan sesuatu ke dalam hatiku. Dan dengan luar biasanya Engkau menciptakan persahabatan lintas benua dengan media sampah. Apa lagi yang Engkau tidak bisa Tuhan?

Memang terlintar kemarahan di dalam pikiranku saat aku memikirkan pemerintahan ini. Mereka menghancurkan identitas seorang pemulung dfari strata masyarakat di saat mereka masih membutuhkan kehadiran pemulung. Bahkan aku marah di saat seorang petugas dari pemerintah mengusir kami ketika kami menonton pertunjukan nyata akrobatik seorang pemulung vs buldoser mengumpulkan plastik-plastik di gunung sampah. Namun aku sendiri teringat, bukan hanya pemerintah yang mau menutupi dan menghapus keberadaan mereka dari masyarakat. Bahkan menghikangkan mereka dari strata masyarakat. Akupun membuang mukaku. Dan mungkin inilah cara-Mu membuatku tidak memalingkan muka terhadap mereka.

Aku tak pernah berpikir bahwa ada orang yang bisa hidup di tempat seperti ini. Namun nyatanya mereka hidup dari sampah. Mereka mempertaruhkan nyawa mereka di sampah itu Tuhan. Hanya demi bertahan hidup. Dan mereka masih bisa bersyukur Tuhan. Aku tau bahwa ini tidak benar dan cepat atau lambat aku atau orang lain harus mengubah cara hidup mereka, namun tetap aku terpana melihat hebatnya kekuatan-Mu masih mencapai tempat ini.

Tuhan, selama di sini, aku seakan-akan Engkau ingatkan bahwa adil itu tidak bisa terukur. Dan aku sampai sekarang tidak tahu apa yang ada di pikiran-Mu hingga menempatkan mereka disini. Namun yang aku tahu, Engkau selalu ada di sini.

Pengalaman ini sungguh indah ya Bapa. Dan aku semakin mencintai Bantar Gebang dengan segala tawa di dalamnya


Pesan

Saat membaca tulisan ini, tulisan saya sendiri, saya sadar api di dalam diri saya sudah tidak sebesar 3 tahun lalu. Bahkan api saya tergantikan api untuk mencari suatu kebutuhan ekonomi dengan berbagai alasan. Bahwa saya harus menyukseskan diri sendiri sebelum membantu orang lain lah. Bahwa saya tulang punggung keluarga dan tak ada waktu untuk melakukan hal-hal lain lah. Bahwa saya harus focus terhadap pekerjaan saya lah. Dan sebagainya. Dan sampai sekarang saya tak tahu apa yang harus saya lakukan (malah curhat). Tapi semoga saya (3 tahun yang lalu) masih bisa membantu sesedikit apapun. Salam dari saya (3 tahun yang lalu) dan semoga saya (sekarang) bisa belajar tentang semangat dan spirit Magis saya (3 tahun yang lalu). Doakan. Semangat immersion experimentnya. AMDG

 


Share on Facebook

Link yang berhubungan


Tuhan Hadir Dalam Bentuk Apapun...



Counter Hits


© 2015 Design by KEREAKTIFdotCOM