Forum Magis Indonesia Forum Magis Indonesia Forum Magis Indonesia Forum Magis Indonesia Forum Magis Indonesia Forum Magis Indonesia Forum Magis Indonesia Forum Magis Indonesia
  !  
Saat ini hari Februari 23rd, 2019, 2:31 am

Login

Username:   Password:   Otomatis login saat membuka web ini  




Buat topik baru Topik ini terkunci, Anda tidak dapat melakukan edit atau membalas topik.  [ 3 posts ] 
Penulis Pesan
 Judul tulisan: Form Pendaftaran Anggota Magis
PostDitulis: Oktober 2nd, 2009, 2:56 pm 
Offline
Site Admin
Avatar pengguna

Terdaftar: Oktober 2nd, 2008, 12:04 am
Tulisan: 139
Berikut File yang dapat didownload untuk keperluan form pendaftaran sebagai anggota baru magis . Setelah diisi silakan diberikan ke Susteran FCJ(Suster FCJ) / Via Email ke chubee12002@yahoo.com dengan subject "pendaftaran anggota magis"

Berkas / Form dapat dikirim mulai tgl 1 September 2010 sampai 15 Desember 2010, secepatnya ditindaklanjuti dengan interview, dan pertemuan perdana pada tgl 9 Januari 2011


Lampiran:
Komentar file: Form Pendaftaran MAGIS
Form PENDAFTARAN MAGIS.doc [44 KiB]
Diunduh 1389 kali
Kembali ke atas
 Profil  
 
 Judul tulisan: Re: Form Pendaftaran Anggota Magis
PostDitulis: Oktober 9th, 2009, 12:00 pm 
Offline
Avatar pengguna

Terdaftar: Oktober 6th, 2008, 7:12 pm
Tulisan: 100
Location: Yogyakarta
Teman-teman saya ingin memberikan masukan dan tambahan,
saya ingin membagikan informasi ini pada teman-teman saya lewat email,
tetapi kalau saya hanya langsung mengirimkan form tanpa sedikit pengantar tentunya akan menimbulkan banyak tanda tanya.

Hasil bongkar-bongkar forum, saya temukan profil MAGiS08 yang dibuat Sr. Irene. Lalu berikut ini hasil editan saya untuk saya kirimkan kepada beberapa teman saya.
Jika teman-teman ada yang merasa membutuhkan juga, silakan saja.
Saya kira Sr. Irene juga tidak keberatan kalau tulisannya dipublikasikan demi kemudahan promosi program MAGiS.

Semoga cukup menjual :D

============================
MAGiS
SEBUAH MODEL PENDAMPINGAN
ORANG MUDA


MAGiS adalah program pendampingan bagi orang muda berbasis Spiritualitas Ignatian. Awalnya, MAGiS08, muncul di Yogyakarta sebagai rangkaian program World Youth Day di Sidney, Australia, Juli 2008. Program semacam ini sudah terlaksana sejak WYD di Paris, Roma, Toronto dan Cologne (MAGiS05).

MAGiS08 terlaksana berkat kerjasama lima Konggregasi yang menghidupi spiritualitas Ignasian yaitu Society of Jesus (SJ), Faithful Companions of Jesus (FCJ), Society of the Sacred Heart (RSCJ), Loreto Sisters (IBVM) dan Religius sisters of Charity (RSC). Program ini diperkenalkan di Yogyakarta oleh Edward Shuttleworth (koordinator program) dan Jenni Winters (direktur pembinaan) pada bulan Maret 2007.

Banyak orang berpendapat bahwa orang muda tidak lagi tertarik dengan hal-hal rohani. Hal ini diindikasikan dengan mandegnya mudika di bebe-rapa paroki dan menipisnya anggota di organisasi katolik. Banyak orang muda tidak lagi pergi ke gereja untuk perayaan ekaristi apalagi terlibat dalam kegiatan paroki.

Jaman modern menawarkan hidup yang penuh kenikmatan, kemudahan, perubahan dan per-kembangan teknologi dan komunikasi yang pesat. Di jaman yang sarat tawaran ini, orang muda me-ngalami kekaburan nilai, kebingungan dalam me-milih dan ketidakjelasan arah hidup. Kegiatan tradisional gereja sepertinya tidak lagi menjawab kebutuhan dan kerinduan rohani orang muda katolik. Mereka mengalami ketegangan. Di satu sisi mereka rindu untuk mampu mengintegrasikan iman ditengah arus globalisasi, di sisi lain kate-kese yang ada tidak lagi memadai dengan kebutuhan mereka.

Setelah sukses dengan MAGiS08 dan MAGiS09, Suster-suster FCJ membuka kembali program MAGiS10 (angkatan ketiga) untuk dilaksanakan di Yogyakarta. MAGiS Yogya lahir dari dua kerinduan :
Untuk mendampingi orang muda katolik yang haus akan relasi yang lebih dalam dengan Allah.
Untuk membagikan spiritualitas Ignasian.

Magis adalah kata dari bahasa latin yang berarti lebih. Magis adalah salah satu semangat spi-ritualitas Ignasian yang berarti melulu memilih yang lebih demi semakin luasnya pelayanan dan semakin besarnya kemuliaan Allah. Spiritualitas Ignasian adalah cara hidup dan cara berelasi dengan Allah yang diwariskan oleh St. Ignatius Loyola. St. Ignasius mengajarkan kepada kita untuk memandang dunia dengan mata Yesus Kristus. Cara pandang ini membantu untuk me-mahami bahwa asal dan tujuan hidup kita adalah Allah, Sang Pencipta. Bagi Ignatius semua ciptaan yang ada di dunia adalah sarana untuk mencapai tujuan tersebut. Selanjutnya, di hadap-an aneka sarana tersebut kita diajak untuk meneliti keinginan-keingingan pribadi lalu mem-pertimbangkan dan memilih sarana yang sesuai dengan kehendak Allah. Intinya adalah, kita diajak untuk ”mengatur hidup”. Buku Latihan Rohani adalah warisan Ignasius tentang bagaimana mengatur hidup tersebut.

Program MAGiS Yogya dikemas dalam kira-kira sepuluh kali pertemuan dan dilaksanakan selama satu tahun. Program MAGiS dilandasi oleh tiga pilar yaitu persahabatan, kerohanian dan pelayanan.

Persahabatan: komunitas memberi kesempatan agar tiap anggota dapat menjalin persahabatan dengan saling menerima, mendukung dan berbagi pengalaman.
Kerohanian: membantu anggota membangun relasi cinta dengan Allah. Mereka dibantu me-ngenali pengalaman akan Allah, memahami tujuan hidupnya dan bagaimana menanggapi cinta Allah dalam hidup.
Pelayanan: iman tidaklah hidup dalam ruang hampa. Pelayanan adalah tindakan konkret iman. Diharapkan dalam hidup sehari-hari, peserta mampu menghayati iman dengan pelayanan yang didasari oleh dedikasi dan kemurahan hati. Tujuannya adalah demi terwujudnya masyarakat yang lebih baik.

Jika kamu orang muda katolik yang mencari jati dirimu, yang makin ingin paham arah hidup yang memberimu kebahagiaan, yang memiliki kehausan untuk berjuang dan melayani mereka yang tersingkir dan miskin, bergabunglah dalam komunitas MAGiS YOGYA.

Jika kamu orang muda katolik yang mencari jati dirimu, yang makin ingin paham arah hidup yang memberimu kebahagiaan, yang memiliki kehausan untuk berjuang dan melayani mereka yang tersingkir dan miskin, bergabunglah dalam komunitas MAGiS YOGYA.

Berikut File yang dapat didownload untuk keperluan form pendaftaran sebagai anggota baru magis . Setelah diisi silakan diberikan ke Susteran FCJ(Suster FCJ) / Via Email ke chubee12002@yahoo.com dengan subject "pendaftaran anggota magis"


Kembali ke atas
 Profil  
 
 Judul tulisan: Syukur atas kelompok MAGiS Jogja
PostDitulis: November 28th, 2010, 3:06 pm 
Offline
Site Admin
Avatar pengguna

Terdaftar: Oktober 2nd, 2008, 12:04 am
Tulisan: 139
Syukur atas kelompok MAGiS Jogja. Aku membagi kebahagiaanku denganmu. Maukah Kau???
by Agustinus Dwi Prasetyo on Friday, November 26, 2010 at 2:43pm

Aku sungguh amat bersyukur atas kelompok MAGiS Jogja. Ada banyak hal mengapa aku merasa demikian. Maukah Kau tahu dan juga mau mengalaminya sepertiku? Aku berharap, Engkau menerima pembagian kebahagiaanku ini. Tahun 2011, MAGiS membuka kesempatan bagimu, khususnya orang muda Katolik untuk membangun hidup dalam spiritualitas, persahabatan dan pelayanan. Ini sharingku.

***

Pertemuan magis diadakan setiap bulan selama setahun, (biasanya) pada hari Minggu, minggu ke dua suatu bulan pada jam 08.00-13.00. Jadi, waktunya sudah tentu. Pertemuan pertama biasanya mengenalkan program MAGiS serta memberikan gambaran apa saja yang akan kita lakukan selama satu tahun. Di sana juga diberi “bahan dasar” pengolahan proses kita selama satu tahun yang sangat menentukan pertemuan berikutnya hingga akhir. Lalu pertemuan ke dua adalah community building, yaitu pertemuan untuk mengakrabkan satu dengan yang lain, saling mengenal, menjadikan kelompok ini sebagai keluarganya. Ini dasar yang sangat penting untuk perjalanan personal setiap orang dalam kelompok ini sehingga merasa diterima dan merasa memiliki kelompok ini.

Setiap kali pertemuan, kita diberi bahan/materi. Materi yang didapat ini kita praktikkan dalam kehidupan sehari-hari selama satu bulan berikutnya hingga pertemuan berikutnya. Selama waktu sebulan itu, kita juga diberi kesempatan untuk bertemu pembimbing untuk menemani pengolahan diri kita terkait dengan materi yang telah diberikan. Pada pembimbing kita boleh mengungkapan kesulitan-kesulitan atau mungkin penemuan-penemuan kita dalam pengolahan. Peran pembimbing adalah menjadi teman perjalanan, kadang juga menjadi penunjuk arah ketika kita bingung di tengah jalan. Pada pertemuan berikutnya, kita saling berbagai pengalaman. Kita sharing dalam kelompok-kelompok kecil. Bagiku pribadi, pengalaman dibimbing secara personal serta sharing dalam kelompok ini sangat membantu pertumbuhan hidupku. Aku boleh merasa aman ketika berhadapan dengan pembimbing karena aku diterima apa adaku, dimengerti secara personal. Sharing tidak hanya dilakukan ketika pertemuan saja, tetapi juga di luar pertemuan, atas inisiatif pribadi atau bahkan karena kerinduan untuk bertemu satu dengan yang lain. Lama kelamaan, akan sangat terasa bahwa sharing teman lain begitu menguatkan hidupku juga.

Aku pribadi merasakan, bahwa pada dasarnya magis itu membantuku mengolah hidupku. Aku menjadi lebih sadar atas hidupku, bagaimana aku menjalani aktivitas harian, apa tujuanku, apa motif-motifku, sampai pada pengolahan kekecewaan dalam hidupku, mungkin juga luka-luka batin yang belum tersembuhkan. Dasar-dasar pengolahan itu ada di dalam program magis. Pada akhirnya mempertajam pandanganku terhadap hidupku, melihat visi dalam hidupku.

Tidak jarang, ada teman yang tidak mampu bertahan hingga akhir sehingga sebelum satu tahun, dia keluar. Yang aku amati dari teman-teman itu, biasanya ada yang tidak dapat mengatur jadwal kegiatan karena saking sibuknya. Tetapi lebih sering karena ada resistensi besar dalam pengolahan hidupnya. (Nanti kita akan diminta menuliskan sejarah hidup kita sejak kecil hingga kini. Ini akan menjadi bahan yang kita olah dalam satu tahun itu.) Secara umum, yang aku maksud resistensi itu seperti ini: selama ini aku tidak pernah melihat/berefleksi atas hidupku seperti apa. Lalu pada kelompok ini aku diminta menatap diriku sendiri, aku melihat ternyata diriku ini begitu rapuh, memiliki banyak kelemahan, memiliki banyak luka yang menga-nga… aku tidak kuat menatapnya. Itu sangat menyakitkan. Dan akhirnya tidak tahan dalam pengolahan itu.

Lepas dari tahan atau tidak tahan menatap kerapuhan itu, justru itulah salah satu hal yang ingin kita olah dalam kelompok ini hingga kita sampai pada penerimaan diri apa adanya, tidak berfokus pada kelemahan-kelemahan diri tetapi berfokus pada begitu besarnya cinta Tuhan kepada kita yang mengatasi segala kerapuhan, kelamahan dan segala kekurangan kita. Kita dicintaiNya apa ada kita dan kita boleh bertumbuh bersamaNya.

Selain itu, yang begitu aku syukuri di MAGiS, selain pengenalan diri lebih dalam serta ada pembimbing, adalah persahabatan yang terjalin. Aku menemukan sahabat-sahabat yang sangat luar biasa untuk bertumbuh dalam hidup dan dalam iman. Aku merasa diterima apa adaku, aku dapat membagikan pengalaman hidupku serta menerima banyak pengalaman hidup mereka juga sebagai semangat dalam hidupku. Aku sungguh sangat mengesan dalam persahabatan ini. Aku bahagia, hingga aku bersemangat mempromosikan MAGiS pada orang-orang muda lain supaya merasakan kebahagiaan yang aku rasakan.

Itu tadi kegiatan-kegiatan yang rutin dilakukan. Ada juga kegiatan-kegiatan yang bersifat “accidental”, jadi, tidak diadakan secara rutin/berkesinambungan. Ini tidak rutin dilakukan, hanya pada saat-saat tertentu saja. Misalnya saja, live in/immersion di suatu desa yang kemarin diikuti tidak hanya dari Jogja, tetapi juga oleh teman magis dari Australia. Ada dua teman MAGiS dari Polandia yang hingga kini memberikan sebagian penghasilannya untuk membantu pendidikan beberapa anak di Sumber, Magelang (salah satu service kita adalah memeberikan beasiswa kepada anak di Sumber). Kadang kita juga menyelenggarakan EKM di suatu paroki. Untuk ke depan, ada beberapa service lagi yang sedang dirancang. Kegiatan-kegiatan tambahan ini tidak bersifat mengikat/wajib. Tetapi bagi siapa saja yang tertarik serta memungkinkan untuk ikut terlibat, diberi kesempatan untuk bergabung.

***

Jadi, apa itu MAGiS?

Arti kata MAGIS adalah “lebih” (Bhs. Latin), maksudnya lebih untuk Tuhan dalam hidupku. Dalam MAGIS ada tiga arti yang termasuk di dalamnya, yaitu: 1)caraku ada sebagai individu dan kelompok, 2)sebuah jaringan relasi, dan 3)sebuah program (yg dilaksanakan selama satu tahun).

Program ini menekankan pada pengalaman hidup dan kerohanian. Program ini untuk kaum muda yang ingin memberi dan menemukan lebih dalam perjalanan iman mereka. Iman yang mencari arti keadilan dan berjuang untuk keadilan seperti diinspirasikan oleh Yesus dan dalam tradisi St. Ignatius Loyola yang melibatkan kaum muda untuk terbuka terhadap tantangan menjelajahi dan melayani dunia. Dalam program, kaum muda ditemani untuk menemukan identitasnya dalam pekerjaan/belajar, dalam keluarga dan dalam relasi dengan sesama seiring dengan semangat hidup (spiritualitas) St. Ignasius Loyola.

Tema Program: “mengetahui, mencintai dan mengakui”

Nilai yang dihidupi: pertimbangan, penerimaan dan keberanian

Komunitas MAGIS terdiri dari orang muda Katolik yang didasarkan (tiga pilar MAGiS) pada:

KEROHANIAN – Pengalaman kesadaran akan Allah dan memahami tujuan hidup yang membantu mempertimbangkan bagaimana menanggapi cinta Allah dalam hidup.

PERSAHABATAN – dalam kelompok satu sama lain saling menerima dan saling berbagi sebagai saudara dalam Tuhan supaya makin bertumbuh dalam iman.

PELAYANAN – Dengan murah hati menanggapi cinta Allah dengan membangun relasi yang otentik dan penuh dedikasi dalam kelompok dan masyarakat demi adanya pertumbuhan dan perubahan.

Inspirasi magis: ”Betapa lebar dan panjang dan tinggi dan dalamnya kasih Yesus” (Efesus 3:18)

MAGiS08,09,10....???

Sebutan MAGiS08, 09, dan seterusnya menunjukkan tahun kapan kelompok itu berjalan. MAGiS merupakan kelompok internasional yang diadakan sejak tahun 2005 di berbagai negara. Penyelenggaranya adalah beberapa kongregasi religius yang menghidupi semangat hidup St. Ignasius Loyola, di antaranya adalah Serikat Yesus (SJ), Suster Sahabat Setia Yesus (FCJ), Suster Karitas, juga ada yang lain lagi, tapi aku lupa. Pada awalnya (sepengetahuanku), MAGiS diselenggarakan pada tahun di mana sedang diselenggarakan peringatan hari orang muda sedunia (WYD) setiap 3 tahun sekali. Coba search di google tentang magis! Juga magis08.

Di Indonesia, magis mulai diselenggarakan tahun 2008 (jadi, MAGiS08 itu adalah angkatan pertama. Karena respon peserta begitu positif, merasa sangat terbantu hidupnya, maka program MAGiS diselenggarakan setiap tahun. Setahuku, yang masih berkelanjutan menyelenggarakan program MAGiS setiap tahun hanya kelompok Jogja.) Pada tahun 2008 itu, di beberapa tempat dengan pendamping yang berbeda, diselenggarakan program MAGiS, yaitu di Jogja (didampingi oleh Suster FCJ), di Bandung (aku lupa pendampingnya siapa, tapi juga suster), dan di Jakarta (pendampingnya adalah para Frater Jesuit). Karena pendampingnya berbeda, dan tidak ada struktur hierarki antara magis di berbagai negara/kelompok, maka “kurikulum” yg diberikan di berbagai kelompok itu pun berbeda. Setahuku, program yg diselenggarakan di Jogja oleh suster FCJ itu “lebih serius” dibandingkan dengan kelompok lain.

Di kelompok lain waktu itu, misalnya di Jakarta, mereka hanya berkumpul dalam weekend tiga bulan sebelum keberangkatan ke WYD di Sydney. Yg di luar negeri malah ada yang tidak ada kumpul, tetapi daftar jadi anggota magis dan langsung berangkat ke Sydney gitu aja. Tetapi yang di Jogja (akhirnya pada keberangkatan ke Sydney kelompok Jogja juga berangkat ke sana. Sebagian yang berangkat disubsidi dana oleh Suster FCJ), program MAGiS persiapan pergi ke Sydney itu diadakan selama satu tahun. Suster FCJ “tidak mau rugi” hanya sekadar mengeluarkan dana untuk mengirim beberapa orang muda ikut WYD ke Sydney tanpa memberi masukan yang berharga bagi hidupnya dan lebih-lebih memaknai kepergiannya ke Sydney itu. (Biar pemberian suster FCJ utk pergi ke Sydney itu tidak diartikan sebagai “voucher gratis” liburan ke Sydney dalam rangka WYD). Kegiatan selama satu tahun itu seperti apa…inilah yang dilanjutkan hingga kini, pada MAGiS “angkatan2” berikutnya.

***

Kira-kira itu yang nyantol di kepalaku untuk aku bagikan. Moga-moga membantumu mengenal magis. Ohya.. tambahan, pertemuan setiap bulan itu diadakan di Susteran FCJ Jl. Gejayan belakang Toko Buku Toga Mas (Telp. <0274> 560733). Biaya kegiatan ini… relatif gratis. Biaya hanya dibutuhkan ketika kita akan mengadakan kegiatan khusus, seperti misalnya perutusan akhir tahun di Kaliurang untuk sewa tempat. Itu pun relatif terjangkau; pengalamanku tidak lebih dari 200 ribu. Sedangkan pada pertemuan setiap bulan, kita hanya diminta “kolekte” berapa pun yang mau kita berikan. Tidak ada keharusan memberi sejumlah nominal tertentu. Kolekte itu biasanya untuk menutup konsumsi makan siang setiap akhir pertemuan bulanan.

Moga-moga certiaku memantabkan dirimu untuk bergabung dan mendaftar. Ini boleh dibagikan kepada teman lain. Setelah mengirimkan form pendaftaran, akan dihubungi untuk wawancara. Wawancara hanya untuk mengetahui motivasi dan komitmen mengikuti magis. Ya..maklum, program magis relatif lama, selama setahun. Biasanya banyak yang mendaftar. Di satu sisi pembimbingnya sedikit sehingga kapasitasnya dibatasi sekitar 40 orang saja dan di sisi lain, pada perjalanan ada yang kurang menggunakan kesempatan yang diberikan untuk bergabung di dalam magis sehingga tidak setia dan keluar.

form dapat diserahkan langsung ke Susteran FCJ, Jl. Afandi (Gejayan) Soropadan CC XIIX/12 A, Yogyakarta --> Belakang Toko Buku TogaMas. Telp: (0274) 560733, HP: 08122698709.


Kembali ke atas
 Profil  
 
Tampilkan:  Urutkan berdasar  
Buat topik baru Topik ini terkunci, Anda tidak dapat melakukan edit atau membalas topik.  [ 3 posts ] 


Siapa yang sedang online

Sedang menelusuri forum ini: Tidak Ada Member dan 1 pengguna tamu



cron
Fatal: Not able to open ./cache/data_global.php